Aplikasi Metode Geolistrik Resistivitas untuk Investigasi Bawah Tanah dan Pemetaan Wilayah Rawan Longsor
September 6, 2026 | by Admin
Metode geolistrik resistivitas semakin populer dalam dunia geofisika, terutama untuk memahami struktur bawah tanah dan mengidentifikasi potensi bahaya seperti longsoran. Dalam beberapa penelitian, metode ini digunakan untuk mengetahui perbedaan tahanan jenis tanah, yang bisa menjadi indikator adanya lapisan air tanah, batuan lunak, atau zona gelincir. Berikut adalah beberapa studi kasus yang menunjukkan bagaimana metode ini diterapkan di berbagai daerah.
Penelitian di Jalan Pawiyatan Luhur Untag
Di daerah Jalan Pawiyatan Luhur Untag, penelitian dilakukan untuk mengetahui penyebab kemiringan permukaan jalan. Metode yang digunakan adalah konfigurasi Wenner dengan pengambilan data pada dua lintasan sepanjang 150 meter. Hasil analisis menggunakan software Res2Dinv menunjukkan perbedaan tahanan jenis antara sisi timur dan barat jalan sebesar 11-15 ohm-m pada jarak 35 meter. Perbedaan ini menyebabkan perbedaan massa jenis tanah, yang akhirnya memengaruhi stabilitas permukaan jalan.
Studi di Halaman Belakang SCC ITS Surabaya
Di halaman belakang SCC ITS Surabaya, penelitian fokus pada struktur lapisan tanah. Dengan metode Wenner dan pengambilan data di tiga lintasan, hasil menunjukkan bahwa lapisan tanah terdiri dari air tanah dengan resistivitas rendah (0,551-2,73 ohm-m) pada kedalaman 1,35 hingga 1,99 meter. Selain itu, ada lapisan pasir campuran lempung dan alluvium yang juga berkontribusi pada distribusi air tanah.
Identifikasi Zona Gelincir di Desa Nglajo
Di Desa Nglajo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, metode geolistrik tahanan jenis digunakan untuk mengidentifikasi zona bidang gelincir. Data lapangan diperoleh melalui survei Wenner dan Dipole-dipole. Hasil penampang resistivitas 2D menunjukkan bahwa bidang gelincir terletak pada lapisan aluvium lempung dengan resistivitas kurang dari 2,4 ohm-m. Zona ini memiliki kedalaman antara 0,5 hingga 11 meter, yang merupakan faktor utama dalam kerusakan jalan utama komplek perumahan Nglajo.
Investigasi Bidang Gelincir di Ruas Jalan Tawaeli-Toboli
Penelitian di ruas jalan Tawaeli-Toboli menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner. Dengan panjang lintasan 96 meter dan spasi elektroda 6 meter, hasil menunjukkan bahwa lapisan batuan terdiri dari kerikil, batu pasir, dan genes. Nilai tahanan jenis masing-masing lapisan berkisar antara 10-84 ohm-m untuk kerikil, 84-158 ohm-m untuk batu pasir, dan 232-528 ohm-m untuk genes. Lapisan genes diduga menjadi bidang gelincir, dengan bentuk gelincir rotasi dan kedalaman antara 7-35 meter.
Studi di Gua Seropan, Gunung Kidul
Di Gua Seropan, Yogyakarta, metode geolistrik digunakan untuk mengetahui keberadaan air tanah bawah permukaan. Hasil survei menunjukkan bahwa gua ini terletak 65 meter di bawah tebing dan memiliki kedalaman antara 80-200 meter. Air segar dapat diakses melalui pipa atau bor di titik tertentu, seperti koordinat 110°22’23.6388 BT dan 8°42’874 LS. Ini membuka peluang untuk pemanfaatan sumber air di wilayah kering Gunung Kidul.
Penggunaan Persamaan Stefanesco dalam Perhitungan Resistivitas
Beberapa penelitian juga menggunakan persamaan Stefanesco untuk menghitung distribusi potensial di permukaan bumi. Dengan pendekatan lima lapisan dan derajat aproksimasi satu, hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai tahanan jenis dan kedalaman lapisan cukup mendekati data aktual. Koefisien dan eksponen polinomial digunakan sebagai representasi dari resistivitas dan kedalaman setiap lapisan.
Kesimpulan
Metode geolistrik resistivitas telah terbukti efektif dalam mengidentifikasi struktur bawah tanah dan potensi bahaya seperti longsoran. Dari studi kasus di berbagai daerah, terlihat bahwa perbedaan tahanan jenis dapat memberikan informasi penting tentang komposisi tanah, distribusi air tanah, dan lokasi zona gelincir. Teknologi ini tidak hanya berguna dalam penelitian geologis, tetapi juga dalam pengelolaan sumber daya alam dan mitigasi bencana. Dengan pengembangan teknik dan perangkat lunak seperti Res2Dinv, metode ini akan semakin akurat dan mudah diakses oleh para ahli geofisika.

RELATED POSTS
View all